Selamat Hari Kerusakan Ke-80
Isu Eko Patrio Panik Kabur Ke Tiongkok ,Harta Rumah Nya Habis Di Lahap Warga sekitar
Isu Eko Patrio kabur ke Tiongkok terus menjadi perbincangan panas di kalangan warganet. Isu tersebut pertama kali mencuat setelah foto-foto yang disinyalir merupakan Eko Patrio berada di Tiongkok tersebar. Artis yang kini menjadi anggota DPR itu terlihat sedang berbelanja di pusat perbelanjaan Guangzhou.
Isu Eko Patrio Kabur ke Tiongkok Semakin Picu Kemarahan Rakyat
Kaburnya Eko Patrio di tengah carut-marutnya kondisi Indonesia akibat gelombang demonstrasi sejak 25 Agustus lalu, menambah bara kekecewaan publik.
Banyak yang menyayangkan sikap pemilik nama asli Eko Hendro Purnomo itu. Bahkan tak sedikit pula yang menganggapnya tidak memiliki kepekaan sosial. Apalagi dirinya disebut-sebut sebagai salah satu pemicu kericuhan yang terjadi belakangan ini.
Kemarahan publik tentu bukan muncul tanpa sebab. Beberapa hari sebelum isu kepergian ke Tiongkok mencuat, Eko sempat menjadi sorotan karena videonya berjoget ria di Gedung DPR. Bersama anggota dewan lain, tampak Sekjen Partai PAN tersebut terlihat bergembira dengan naiknya tunjangan DPR.
Tak berhenti di sana, Eko Patrio sempat pula mengunggah video lainnya yang menunjukkan sedang bersenang-senang bak DJ dengan musik ‘horeg’.
Alih-alih menanggapi keresahan publik lewat klarifikasi bijak, ia justru tampil semakin sembrono. Sikap tersebut membuat banyak pihak geram sekaligus menganggap Eko Patrio melecehkan amanah rakyat yang telah memilihnya.
Desakan Pemecatan Semakin Menjadi-jadi
Isu kaburnya Eko Patrio ke Tiongkok kini tak hanya menyulut emosi warganet di media sosial. Melainkan juga mendorong berbagai desakan dari sejumlah elemen masyarakat sipil agar DPR segera mengambil tindakan tegas.
Banyak pihak yang menuntut agar pimpinan DPR segera mencopot pria 54 tahun itu dari jabatannya sebagai anggota parlemen. Beberapa organisasi masyarakat bahkan menyebutkan bahwa keberadaan Eko di luar negeri di tengah situasi genting adalah bentuk pelarian seorang pengecut.
Di sisi lain, sejumlah netizen menilai bahwa PAN sebagai partai pengusung harus turut bertanggung jawab atas sikap kadernya itu.
Komentar Warga +62 :
“Kalau masih punya malu, seharusnya mundur. Kalau tidak, DPR harus memecatnya. Cukup sudah rakyat tersakiti oleh wakil-wakilnya sendiri,”
Komentar
Posting Komentar